"kalau masih bisa dipakai ya dipakai pak, retak - retaknya bisa ditambal dengan semen nanti," ujar salah satu pekerja.
Sementara sampai saat ini pihak pelaksana yakni PT Yudha Bhakti Bangsa belum bisa ditemui dan dihubungi dikarenakan tak ada satupun nomor telepon yang bisa didapatkan. (mp/can/din)