Menurutnya, Pasar yang baru dibangun itu memiliki 10 kios dan sekitar 135 los. Para Pedagang yang akan berjualan di dalam pasar merupakan pedagang lama, meliputi pedagang daging, konfeksi atau pakaian, rempah-rempah, dan semacamnya, penjual daging akan menempati los sebelah timur, pedagang rempah-rempah di tengah dan di barat. Sedangkan untuk kios akan ditempati pedagang konfeksi.
"Kalau lokasi di dalam pasar masih memungkinkan, maka sebagian pedagang yang berjualan di luar akan direlokasi ke dalam," ucapnya.
Anggota Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan berharap program revitalisasi Pasar Sentol bisa menjadi solusi terkait dengan persoalan penataan pedagang yang selama ini semrawut.
Revitalisasi atau pembangunan pasar harus ditopang dengan pengelolaan yang maksimal. Tujuannya pasar bisa lebih maju dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkatkan.