Miftahur Rozaq mengatakan, sosialisasi potensi pelanggaran pemilu 2019 akan terus dipantau. Dari itu pihaknya turun langsung kepada masyarakat.
"Jadi kami bekerjasama dengan pemantau pemilu, agar turut serta membantu suksesnya pemilu," kata Rozaq.
Menurut dia, indikasi Pemilu tidak sesuai harapan itu ada. Tapi, khususnya penyelenggara Pemilu disebut sudah melakukan upaya perbaikan.
Rozaq mengatakan target utama adalah untuk mensukseskan pemilu yang akan dilaksanakan nanti. Sehingga ketika nanti ada persoalan di daerah masing-masing sudah ada jalur hukum. Sesuai dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 dijelaskan pemilihan kedaulatan adalah rakyat.