Mereka kecewa dengan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, dan meluapkan kekesalnya dengan menuliskan poster "Kami taat pajak tapi jalan tetap rusak", "Tolong Bupati jalan ini menuju Sumber batu dan Al-Djufri", dan "Rakyat Blumbungan Sia-sia memilih Badrut Tamam".


Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, karena akses jalan dari arah Pasar Blumbungan menuju arah Desa Tentenan, Kecamatan Larangan rusak parah.


Syamsul Arifin, pemuda Desa Blumbungan mengatakan, warga melakukan upaya perbaikan sudah berulangkali.


"Karena tidak kunjung diperbaiki, warga melakukan pebaikan dengan cara menambal jalan yang berlubang dengan pasir dan batu. Namun, itu tidak dapat bertahan lama, kalau musim hujan datang tergerus oleh air hujan,"  kata Syamsul.