"Iya setiap hari perekaman e-KTP mencapai kurang lebih 200 orang, sangat dimungkinkan warga Bangkalan yang merantau ke luar daerah membuat e-KTP baru," katanya. Selasa (11/07/2019)
Selain itu, kata pria gagah tersebut pelayanan perekaman e-KTP di setiap kecamatan tetap berlangsung. Namun, ketika ditanya ketersediaan blangko e-KTP sangat terbatas.
"Saya semua daerah ada keterbatasan blangko e-KTP, bisa jadi se Indonesia keterbatasan itu, nah salah satu solusinya kita mengeluarkan surat keterangan (Suket) pengganti e-KTP sementara," terangnya.(mp/zan/rul)