Namun apa yang disampaikan Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan terhadap publik tidak sesuai dengan realita yang dirasakan oleh pengusaha batik Di Pamekasan. Terutama pengusaha yang rencananya akan ikut promosi Batik ke Tanzania Afrika.
"Awalnya Bupati bilang ke masyarakat akan dibantu segalanya untuk Biaya promo ke Tanzania, setelah ditunggu oleh masyarakat ternyata Bupati minta masyarakat untuk sumbangan sendiri" Kata Nurul Huda dengan kecewa
"Kalau begitu caranya, Bupati hanya pintar bicara aja, dan numpang tenar dengan pemasaran Batik. Tapi aksi nyata yang membantu pengusaha batik tidak ada" Imbuhnya
Namun Nurul Huda Kecewa terhadap Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan, Karena Perwakilan yang rencananya akan dikirim ke Tanzania harus mengeluarkan biaya pribadi tanpa bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan. (mp/liq/zul)