"terlepas dari papan nama, teknik pekerjaannya pun sangat menghawatirkan karena ada beberapa bagian bahan dari pekerjaan proyek tersebut menggunakan bahan bekas pakai dari bangunan saluran air yang lama. Dan itu juga atas saran pengawasnya," tambahnya.


Sampai saat ini Rahman selaku pengawas proyek tersebut belum bisa ditemui ataupun dihubungi untuk dimintai klarifikasinya.(red-can/rus)