Pantauan Madurapost,akses jembatan dan jalan di jalan arus kabupaten dusun paninggin desa jarin tersebut sudah hampir tidak bisa dijalani oleh kendaraan. Membuat beberapa warga yang melintasi jembatan tersebut mengeluh dan merasa dianak tirikan.
"ini merupakan akses kami sebagai warga untuk melakukan kegiatan terutama untuk muat bahan pertanian. Dan dengan ketidakpedulian pemerintah kabupaten pamekasan, maka sedikit menghambat mata pencaharian kami, " kesal warga.
"mungkin buat pemerintah kabupaten pamekasan akses jembatan maupun jalan itu bukan hal penting. Yang penting buat mereka pemangku jabatan daerah ialah batik mereka terkenal dan wajah mereka tampil di berbagai media. Hanya pencitraan yanv mereka pikirkan," tambahnya.
Sementara salah satu pegiat dan sekaligus sosial kontrol, Jetem merasa pemerintah sekarang semakin lamban dalam menangani kebutuhan masyarakat terutama dalam hal infrastruktur.