Pada pukul 11.00 WIB sidak dilanjutkan ke SMP 1 Burneh, namun sangat disayangkan kepala sekolah Suryanto yang bersangkutan tidak ada di lokasi.

Samsul Arifin selaku guru aktif menjelaskan bahwa kepala sekolah sedang tidak ada. "Maaf kepala sekolah sedang tidak ada," ujarnya saat menemui.


Nurhasan menegaskan bahwa pihaknya akan kembali lagi lain waktu untuk menanyakan sistematika pembangunan di SMP 1 Burneh. Terakhir sidak dilanjutkan ke SMP 2 Kwanyar dan langsung disambut oleh Rahmawati selaku kepala sekolah.


"DAK 2018 sudah digarap semua, sedangkan DAK 2019 masih dalam proses mencapai 60 persen dengan anggaran  Rp 100 juta," paparnya. (mp/sur/zul)