“Mungkin sekitar pukul 08.00 WIB, korban pamit ke ibunya mau keluar rumah untuk mengambil carger hp dan kami saat itu tidak ada kecurigaan sedikitpun,”ungkapnya.
“Namun pada malam harinya kami mulai hawatir, kerena sampai larut malam korban tidak kembali kerumah. Akhirnya kami melapor ke Polsek Kota Sumenep,” imbuhnya.
Keesokan harinya korban tiba-tiba korban pulang kerumah dengan keadaaan mabuk dan pinsan, setelah sadar korban ditanyak oleh keluarga namun masih enggan menyampaikan apa yang terjadi.
"Awalnya korban tidak mau menceritakan yang menimpa dirinya, tapi setelah kami terus memaksa, akhirnya dia mengaku kalau dirinya diperkosa oleh pacarnya," ucap Ferdi sambil menunjuk wajah sedihnya.