Dia menambahkan, terkait PADes Sentol Laok pada tahun 2017 yang digunakan untuk pembangunan tahun 2018 diduga tidak masuk akal. Tercatat jumlah besaran PADesnya hanya kisaran Rp 4,4 juta dalam setahun.
"Padahal sumber pemasukan desa banyak, mulai hasil pengelolaan tanah percaton hingga hasil usaha desa yg dimodali DD, modal yg dikeluarkan dari DD Biasa kurang lebih 200 jutaan, kan tidak masuk akal jika uang 200juta bila diputar selama satu tahun hanya memperoleh hasil Rp 4 juta," imbuhnya.
Editor: Admin
Berita Terbaru
Sekda Sumenep Ajak ASN Beralih ke New JConnect, Bank Jatim Perkuat Layanan Digital
Yoga Outdoor di Myze Hotel Sumenep, Puluhan Peserta Nikmati Harmoni Pagi di Tepi Kolam
Pengakuan Saksi Berbeda, BRI Sumenep Tersudut di Persidangan