“Tapi setelah dicari di dusun itu tidak ada tanda-tanda pembangunan apapun hingga hari ini, padahal di papan nama itu sudah tercantum jelas dengan tahun anggaran 2019,” tambahnya.
Dengan adanyan pekerjaan yang fiktif, pihaknya selaku warga setempat sangat menyesalkan dengan tindakan kepala desanya.