"Kami berharap agar Kejari Pamekasan terus Bekerja ekstra untuk mengusut dan memburu dugaan pelaku dan otak pelaku dari dugaan aksi Pungutan Liar itu di dunia pendidikan karena telah melukai dan mencoreng nama pendidikan di kota gerbang Salam ini, apalagi yang melakukan itu diduga oknum guru pendidik itu sendiri,"Tuturnya, Senin (13/04/2020)
Baca Juga:Abaikan Sahwat Politik, Ribuan Massa Demo Bupati Pamekasan Tolak Pilkades Serentak Tahun 2022
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan, Teuku Rahmatsyah membenarkan adanya laporan masyarakat terkait dungaan pungli dana BOP