Diberitakan sebelumnya, akibat penon aktifan lima orang tersebut membuat kurang lebih 16 tenaga medis melakukan aksi solidaritas dengan mogok kerja mulai tanggal (14/04/2020) kemarin.


Dalam pengakuan mereka, menguak bahwa Kepala Puskesmas Batu Lenger dan Penanggung Jawab (PJ) rawat inap membuat keputusan secara sepihak dan semena-mena.