Dikatakannya, dalam surat yang dikirim demontrasi tersebut ditembuskan untuk Bupati Pamekasan, DPRD Pamekasan, Kadis DLH dan Kapolres Pamekasan.


"Diantara tembusan kami yang kirim. Tidak ada satupun yang menemui kami. Kami ingin berdiskusi dengan semuanya. Terutama dengan bupati Pamekasan," ujarnya.


Dalam aksi tersebut, kericuhan terjadi di depan kantor Bupati Pamekasan, para masa aksi bentrok dengan kepolisian. Bahkan, terlihat ada masa aksi yang harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Sebah, ada massa aksi yang mengalami luka-luka.