Ratusan Mahasiswa Unija Sumenep Resmi Diwisuda, Ini Tiga Pesan Rektor

  • Bagikan
PROSESI WISUDA : Rektor Unija Sumenep, Sjaifurrachman, saat memindahkan tali toga wisudawan wisudawati. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Ratusan mahasiswa kampus Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi diwisuda hari ini. Senin, 1 November 2021.

Wisuda Unjia Sumenep yang ke XXIV ini dibingkis dengan momentum Diesnatalis Unija yang ke 35 tahun. Lahir pada tahun 1986 hingga berdiri tahun 2021 ini. Pada pelaksanaan wisudawan wisudawati tahun angkatan 2021 itu memiliki jargon, yaitu ‘Be Global Enterpreneur With Nationality Character’ yang artinya menjadi pengusaha global berjiwa nasionalis.

Dalam pelaksanaan wisudawan wisudawati tahun ini, kampus dengan sebutan ‘Cemara Udang’ itu tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep.

“Sebetulnya saya ingin memberikan pelayanan terbaik bagi peserta wisuda tahun ini, tapi karena ada pembatasan dari tim Satgas Covid-19,” ungkap Sjaifurrachman, Rektor Unija Sumenep, saat diwawancara eksklusif MaduraPost di ruang kerjanya, Senin (1/11).

Dalam pelaksanaan wisudawan wisudawati itu diketahui ada dua sesi. Sesi pertama dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan sesi kedua dimulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Sesi pertama terdiri dari fakultas ekonomi dan bisnis, fakultas FKPI, dan pasca sarjana. Kemudian sesi kedua ada fakultas hukum, fakultas Fisip, fakultas teknik, fakultas kebidanan, fakultas keperawatan, dan fakultas pertanian.

BACA JUGA :  Anggarkan 95 Miliar Untuk Penganan Covid-19, Ini Kata Bupati Sumenep

Hasilnya, ada 7 fakultas dan 1 pasca sarjana yang hari ini selesai diwisuda, terhitung sebanyak 767 mahasiswa dan mahasiswi resmi diwisuda hari ini.

Dibandingkan tahun sebelumnya, pelaksanaan wisuda tahun ini memang sedikit ada perbedaan. Yakni dampak pandemi Covid-19 yang berpengaruh besar dalam pelaksanaan wisuda secara terbuka (luring).

“Tetapi untuk jumlah mahasiswanya masih bertahan mengikuti Prokes. Pelaksanaan ini kami menyambut baik tapi tidak berlebih-lebihan,” terang Sjaifurrachman.

Pelaksanaan wisuda ke XXIV tahun angkatan 2021 sendiri berlangsung di halaman Kampus Unija Sumenep. Menurutnya, pelaksanaan wisuda tahun ini tidak mengurangi khidmat dalam pelaksanaannya.

Pihaknya juga menyampaikan tiga pesan khusus kepada wisudawan wisudawati tahun angkatan 2021 itu. Pertama, para alumni ke depan diharapkan untuk terus melanjutkan studi, baik studi lanjut maupun studi mandiri. Dimana, proses ini diharapkan bisa mengikuti perkembangan zaman dan terus mencari ilmu dari berbagai sumber, sehingga bisa diamalkan dalam bentuk pengabdian pada agama, bangsa, dan Negara.

“Jadi jangan berhenti belajar, setelah wisuda terus mengenyam pendidikan yang mumpuni. Harus belajar terus, bisa melanjutkan S2 hingga S3 secara formal atau mandiri,” ajaknya.

Kedua, bagi wisudawan wisudawati yang telah menjadi alumni harus tetap memberikan sumbangsih dan menjaga nama baik almamater kampus Unija Sumenep.

BACA JUGA :  Pemdes Lobuk Terpilih Sebagai Juara Lomba Desa Terbaik se-Kabupaten Sumenep

“Saya berharap agar menjadi lulusan yang memiliki kompetensi tinggi yang bisa berkompetitif dan kompetitif. Saya ingatkan juga, sebagai alumni bisa menjaga etika dan moral, dengan mengedepankan prinsip-prinsip. Diantaranya jujur kepada masyarakat, bekerja keras, dan disiplin,” imbaunya.

Ketiga, para wisudawan wisudawati nantinya diharapkan bisa mengasah jiwa kewirausahaan, agar bisa membuktikan diri sebagai pribadi yang mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

“Jadi saya ingin para alumni ini tidak menggantungkan menjadi pegawai negeri saja, akan tetapi bisa membuka peluang kerja sendiri,” tegasnya.

Sekedar informasi, Unija Sumenep telah termasuk pada bagian ‘Merdeka Belajar Kampus Merdeka’, sesuai dengan jargonnya, ‘Menuju Sumber Daya Manusia Unggul, Berdaya Saing Global, Berkarakter Kebangsaan’.

Terlepas dari itu, Sjaifurrachman juga mengungkapkan, Diesnatalis yang ke 35 Unija Sumenep menjadi puncak pelaksanaan wisuda.

Sebenarnya, pihaknya telah merencanakan beberapa program dalam merayakan Diesnatalis ke 35 itu. Pelaksanaannya pun digelar secara daring (Online). Biasanya kegiatan seperti tradisi akademik rutin dilakukan setiap tahu.

Sjaifurrachman menuturkan, dari usia yang ke 35 ini telah melakukan sesuai dengan visi misi kampus alias tujuan dan sasaran Kampus Unija Sumenep. Sekedar Informasi, Diesnatalis Unija Sumenel sendiri jatuh pada tanggal 25 Juli.

BACA JUGA :  MUI Sumenep Imbau Sholat Terawih di Rumah Selama Covid-19

“Kami melakukan beberapa langkah-langkah dan strategis pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, agar seluruh proses minimal sesuai dengan SN-Dikti (Standard Nasional Perguruan Tinggi), bahkan bisa melampaui harapan itu,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya telah memiliki Rencana Strategis dan Operasional (Renstra). Buktinya, pada tahun 2021 ini telah menambah program studi baru. Diantaranya, S1 sistem informasi, teknik informatika, bisnis digital, dan Dekafe atau yang biasa disebut ‘Desain Komunikasi Visual’. Empat jurusan baru ini dinilai telah berlambang saat ini, dari total 19 prodi di Kampus Unija Sumenep.

“Akhir tahun ini untuk Dekade ini akan segera diluncurkan. Ini semua disamping memberikan pilihan kepada masyarakat Sumenep dan Madura pada umumnya, ini juga untuk mewujudkan lulusan yang menghasilkan peluang kerja,” tuturnya.

Dia menguraikan, jurusan seperti simtem informatika, teknik informatika, bisnis digital, dan desain komunikasi visual menjadi peluang di tengah masyarakat ke depan.

“Agar masyarakat Sumenep bisa melek teknologi dan bisa berwirausaha. Itu harapan saya,” tukasnya.

  • Bagikan