SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Proyek Pengerasan Bahu Jalan Anggaran Rp 1,6 Miliar di Sampang Terancam Molor

Avatar
×

Proyek Pengerasan Bahu Jalan Anggaran Rp 1,6 Miliar di Sampang Terancam Molor

Sebarkan artikel ini
Foto : Beritama.id

BERITAMA.ID, SAMPANG – Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa timur di Sampang tahun ini menjalankan proyek pengerasan bahu jalan dan pembangunan pelengkap di ruas Jalan Sampang – Ketapang, tepatnya di jalan raya Robatal.

Tapi proyek dengan anggaran Rp 1,6 miliar itu terancam molor atau tidak akan bisa selesai tepat waktu. Bahkan, hingga saat ini proses pengerasan bahu jalan tersebut belum dikerjakan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kepala Pembantu UPT Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim di Sampang, Mohammad Haris mengatakan, proyek tersebut dikerjakan CV. Kencana Bahari yang beralamat di Jalan Pemuda Baru No.58, Sampang dengan nilai kontrak kerja Rp 1.608.896.000. Masa kontrak kerja selama 90 hari terhitung sejak 24 Juli 2019.

Baca Juga :  Penuh Ketegangan, Faris Reza Malik Kembali Nahkodai Persatuan Jurnalis Sampang Periode 2024-2026

“Proyek itu mandek dan molor karena kontraktor pelaksana terkendala dengan dana,” terang Haris Rabu (13/11/19).

Menurut dia, secara administrasi tahapan pengerjaan proyek tersebut terus berjalan. Denda kepada pihak penyedia jasa juga sudah berjalan. Dengan begitu, ada tambahan masa kontrak kerja selama 50 hari dari
proses Provisional Hand Over (PHO) atau penyerahan hasil pekerjaan.

Baca Juga :  Kelompok Mahasiswa IAIN Madura Olah Daun Kelor Jadi Kerupuk

“Setiap hari penyedia jasa dikenakan denda Rp 1/1000 dari nilai kontrak. Nantinya denda itu akan diambil di akhir penyerapan anggaran,” terangnya.

Pihaknya sudah mengirimkan surat kepada CV. Kencana Bahari agar segera menyelesaikan proyek tersebut. Penambahan masa kontrak kerja selama 50 hari harus betul – betul dimaksimalkan untuk menuntaskan pengerjaan.

“Kontraktor pelaksana bersedia membayar denda dan siap untuk menyelesaikan proyek tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Perceraian di Pengadilan Agama Sampang Akibat Anak Nikah Usia Dini

Sementara itu, Sukandar pihak penyedia jasa mengaku siap mengerjakan proyek tersebut sampai tuntas. Dalam ini minggu pengerjaan pengerasan bahu jalan akan dilakukan.

“Kami targetkan pengerasan bahu jalan dan pembangunan tembok penahan jalan rampung dalam waktu 15 hari,” janjinya.(Red-Zainal)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.