SAMPANG, MaduraPost - Anggota DPR RI Fraksi PAN daerah pemilihan Jawa Timur XI Madura, H. Slamet Ariyadi, menggandeng jajaran Polsek Jrengik, Polres Sampang, untuk mengedukasi generasi muda tentang penggunaan teknologi secara bijak sekaligus mencegah keterlibatan dalam judi online.
Sosialisasi bertajuk “Bijak Digital Tanpa Judi Online” itu digelar di Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut dihadiri Bripka Ali Badrun dan Brigpol Achmad Syahrial dari Polsek Jrengik.
Dalam penyampaiannya, Slamet menekankan bahwa kemajuan teknologi semestinya dimanfaatkan untuk hal-hal yang memberikan manfaat, terutama dalam meningkatkan kapasitas dan kreativitas anak muda.
Menurut dia, ruang digital dapat menjadi sarana untuk belajar, mengembangkan usaha hingga melahirkan berbagai inovasi. Namun, kemudahan akses internet juga perlu diimbangi dengan kemampuan memilah informasi dan memahami risiko aktivitas ilegal di dunia maya.
“Anak-anak muda harus menjadi generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi. Gunakan internet untuk belajar, berinovasi, membangun usaha, dan mengembangkan kreativitas. Jangan sampai terjebak dalam praktik judi online yang hanya membawa kerugian bagi diri sendiri, keluarga, dan masa depan,” ujar Slamet Ariyadi, Sabtu (8/8).
Edukasi mengenai bahaya judi online kemudian diperkuat jajaran Polsek Jrengik. Kanit Reskrim Polsek Jrengik Bripka Ali Badrun bersama Brigpol Achmad Syahrial memaparkan sejumlah pola yang kerap digunakan untuk menarik masyarakat agar masuk ke dalam aktivitas perjudian digital.
Modus tersebut antara lain promosi melalui media sosial, aplikasi percakapan, hingga penyebaran tautan yang menawarkan keuntungan secara cepat. Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran semacam itu.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan cepat dan selalu melaporkan apabila menemukan konten maupun aktivitas yang mengarah pada perjudian online,” tutur Bripka Ali Badrun.
Sosialisasi berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berkesempatan berdiskusi mengenai keamanan digital, cara mengenali modus penipuan di internet, serta langkah pencegahan agar tidak terjerumus dalam judi online.