Pengunjung Wisata Api Tak Kunjung Padam Mengeluh Banyaknya Pungutan

Avatar

PAMEKASAN, MaduraPost – Wisata Api Tak Kunjung Padam yang berada di Desa Larangan Tokol Pamekasan merupakan salah satu keajaiban dunia yang banyak dikunjungi wisatawan.

Namun banyaknya pungutan untuk biaya masuk yang dilakukan oleh masyarakat setempat membuat pengunjung mengeluh.

Hal itu disampaikan Rofiki salah satu pengunjung api tak kunjung padam dari Probolinggo Jawa Timur. Kamis, 2/1/2020.

BACA JUGA :  Selain PPK, PPS Sokobanah Diduga Juga Ambil Peran dalam Pemotongan Dana Pemilu

Menurut Rofiki, pengunjung yang akan masuk harus mengeluarkan uang sampai tiga kali.

“Biaya masuk kendaran untuk roda 4 di ujung timur Rp 10.000, terus Parkir Rp 5.000 dan masuk ke lokasi juga harus bayar per orang Rp 2.000,” Kata Rofik

Salah satu petugas penarikan uang untuk pengunjung mengatakan bahwa penarikan uang sudah menjadi kesepakatan dengan pemerintah desa.

BACA JUGA :  Pesan Menohok Pimred MaduraPost di Hari Kebebasan Pers Internasional

“Ini sudah sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Desa Larangan Tokol, dan sudah masuk Perdes” Kata pemuda berambut pirang yang tidak mau menyebut namanya.

Sementara itu, Kepala Desa Larangan Tokol (Siswanto) saat dihubungi via telpon Selulernya tidak aktif. (mp/liq/rul)