Minat Baca Rendah, Perpusda dan Kearsipan Sumenep Tinggal Nama

  • Bagikan
PROFIL : Kepala Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Sumenep, Ahmad Masuni. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus alami penurunan minat kunjungan dan baca masyarakat.

Apalagi jelang akhir tahun 2021, daftar kunjungan masyarakat ke Perpusda dan Kearsipan Sumenep khususnya bagi pelajar dan mahasiswa menurun drastis.

Penyebabnya karena masa pandemi Covid-19. Ditambah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Dinas Perpusda dan Kearsipan Sumenep, Ahmad Masuni menjelaskan, penurunan pengunjung disebabkan dampak dari pambatasan aktivitas masyarakat atau PKKM selama pandemi.

BACA JUGA :  PERGUNU Sumenep Usul Guru Swasta Mendapatkan Bansos Covid-19

“Sekarang kami hanya fokus pada perbaikan sarana dan prasarana perpustakaan ini, dalam rangka pelayanan yang maksimal kepada pengunjung,” kata Masuni, Rabu (22/12).

Disamping itu, pembatasan aktivitas masyarakat selama pendemi juga melumpuhkan kegiatan rutin mobil perpustakaan yang biasanya melakukan aktivitas keliling di berbagai tempat.

“Kemarin sebelum pandemi kita berkunjung ke desa-desa, karena situasi pandemi ini hampir tidak sama sekali keliling,” kata Masuni mengungkapkan.

BACA JUGA :  Pemkab Sumenep Prioritaskan Pembangunan Pasar Anom Blok Sayur

Sebenarnya, kata dia, perpustakaan keliling dapat mempermudah akses membaca bagi masyarakat Sumenep, khususnya para pelajar dan mahasiswa. Namun selama pendemi, mobil perpustakaan ini mengalami lumpuh total nyaris tak dipakai.

Meski begitu, Mahsuni tidak tinggal diam, pihaknya akan melakukan terobosan baru dengan meluncurkan aplikasi yang diberi nama ISUMENEP.

Aplikasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke Perpusda dan Kearsipan Sumenep untuk meminjam buku.

BACA JUGA :  Polsek Kalianget Diduga Tidak Serius Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan

Model aplikasinya, masyarakat tinggal mengklik aplikasi tersebut. Usai itu, buku secara otomatis akan diantar ke alamat para peminjam buku.

Hanya saja, karena aplikasi ISUMENEP tersebut masih akan selesai pada awal tahun 2022, pelayanan saat ini bisa melalui akun WhatsApp (WA) perpustakaan yang tersedia.

“Ini sebagai bentuk dari perkembangan teknologi dan informasi perusahaan. Bahkan melalui aplikasi tersebut bisa melakukan peminjaman,” kata Masuni memaparkan.

  • Bagikan