Mulai Era Suharto Hingga Jokowi, Jalan Kabupaten di Karang Anyar Tidak Mencium Bau Aspal

  • Bagikan
Kondisi jalan kabupaten di Desa Karang Anyar yang selama 40 Thun dibiarkan rusak.

SAMPANG, MaduraPost – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang Sampang, angkat bicara terkait rusaknya jalan poros Kabupaten penghubung antar tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Karang Penang, Sokobanah dan Ketapang yang selama 40 tahun tidak terjamah program pemerintah.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang, M. Hasan Mostofa, bahwa tidak adanya program untuk jalan tersebut disebabkan karena terbatasnya anggaran dan adanya refocusing anggaran karena Covid-19.

BACA JUGA :  Prihatin terhadap Kondisi Komisi Informasi, HMPB Kunjungi Kantornya

“Untuk kerusakan jalan poros Kabupaten itu banyak, bukan hanya di Desa Karang Anyar. Namun akibat anggaran terbatas dan kena refocusing sehingga tidak bisa segera ditangani mas,” kata Hasan saat dihubungi lewat telepon selulernya. Selasa (21/12/2021).

Menurut, Hasan sapaan akrabnya, apabila anggaran tercukupi, maka jalan poros tersebut akan segera menjadi program prioritas untuk segera dibangun tahun depan.

BACA JUGA :  Kepala Desa Somalang : Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 76

“Kalau tahun depan ada anggaran, tetap kita tangani terkait jalan yang rusak di Desa Karang Anyar tersebut, akan kita prioritaskan,” tegasnya.

  • Bagikan