Kerap Berpenampilan sexi, Waria di Ketapang Sampang Dinilai Meresahkan Warga

  • Bagikan
Ulama dan tokoh masyarakat saat melakukan pertemuan bersama Forkopimcam di Kantor Camat Ketapang.(istimewa)

SAMPANG, MaduraPost – Ulama dan tokoh masyarakat menggelar pertemuan bersama Forkopimcam Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, bertempat, di Kantor Kecamatan Ketapang.

Dalam pertemuan itu, para ulama dan tokoh masyarakat meminta kepada Camat Ketapang untuk mendata para Waria (Bencong) yang selama ini dinilai telah meresahkan masyarakat setempat dengan berapkaian yang sangat menyolok dan sexi seperti menyerupai wanita.

BACA JUGA :  Ultah ke 43,Kapolres Sampang Mendapat Surprise dari Berbagai Kalangan

KH. Nurul Tajella, bahwa pihaknya meminta kepada Forkopimcam Kecamatan Ketapang segera untuk mendata keberadaan para waria yang menyulok dan merubah kodrat seperti wanita, bahkan meresahkan masyarakat setempat.

“Ini demi kebaikan masyarakat Ketapang. Kami para ulamak siap untuk memberikan pembinaan secara islami kepada seluruh waria. Agar mereka bisa mengubah prilaku dan cara berpakaian yang selama ini sangat bertentangan dengan hukum syariat Islam,” kata KH Nurul, Senin (03/01/2022).

BACA JUGA :  Rumah Ibu Pedagang Kapas di Desa Pao Pale Daya Ludes Dilalap Api

“Semoga Allah memberikan Hidayah kepada para Waria yang selama ini banyak membuka usaha salon kecantikan di Ketapang dan sekitarnya agar lebih sopan dalam berpakaian seperti seorang laki – laki hingga tidak merupai seorang perempuan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Ketapang, Didik Adi Pribadi AP mengatakan, bahwa kedatangan para ulama dan tokoh masyarakat tidak ada lain tujuannya, memberikan saran dan masukan kepada Forkopimcam Kecamatan Ketapang. Agar segera mendata keberadaan para waria setempat.

BACA JUGA :  TKI Punya Bayi Dibawah Umur 2 Tahun Juga Dapat Bantuan Dari NGO Malaysia

“Kami akan melakukan koordinasi keberadaan semua waria dan akan segara mendata yang ada di wilayah Kecamatan Ketapang, bahkan mengundang mereka pertemuan kedua kalinya bersama para ulama dan tokoh masyarakat nanti,” pungkas Didik, Selasa (04/01/2022).

  • Bagikan