Baru Dilantik, Kepala Desa Giring Dipanggil Polisi

  • Bagikan
LAPORAN: Polsek Manding saat memanggil Kades Giring, Arkan, atas laporan masyarakat adanya kerumunan. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Baru-baru ini viral sebuah video yang disinyalir timbulkan kerumunan usai pelantikan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Video tersebut viral di media sosial (Medsos) Facebook utamanya grup WhatsApp, sejak Jumat (17/12/2021) kemarin hingga hari ini Sabtu, 18 Desember 2021.

Terlihat beberapa video berdurasi 11 hingga 24 detik diabadikan oleh akun Facebook bernama ‘Vivin Hamzah’ yang tak lain adalah putri Kades Giring, Arkan.

Dalam video itu terlihat puluhan masyarakat hiraukan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk tidak melakukan arak-arakan berupa konvoi setelah pelantikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021, Kamis (16/12/2021) kemarin.

Bahkan, polisi sempat membubarkan keramayan di area Taman Adipura Sumenep, sebab banyak pendukung para Kades terlantik hendak melakukan konvoi massal. Salah satunya Kades Giring, Kecamatan Manding.

BACA JUGA :  Diduga Palsukan Dokumen, Ketua P2KD Desa Batu Ampar Diberhentikan

Hasil penelusuran MaduraPost, ternyata, akun Facebook bernama ‘Vivin Hamzah’ ini adalah istri anggota Persatuan Istri Tentara Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cabang XLVI Komando Distrik Militer (Kodim) 0827 Sumenep.

Nampak juga terlihat pada postingan video itu, para pendukung Kades Giring, Arkan, tengah merasakan suasana gembira karena pemimpin desanya telah selesai dilantik.

Mereka melakukan arak-arakan dengan sepeda motor knalpot brong hingga ke rumah kediaman sang Kades.

Video ini memperlihatkan suasana masyarakat Desa Giring sudah tidak peduli dengan Prokes, contoh kecil memakai masker.

Padahal, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, pada sambutannya di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis kemarin, mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker karena pandemi belum berakhir.

BACA JUGA :  DPRD Bangkalan Pertanyakan Anggaran Rp 11,8 M Untuk Covid-19 di Dinkes

Saat melantik puluhan Kades, Kamis kemarin, Bupati Fauzi dengan tegas mengatakan, para Kades jangan sampai mengabaikan Prokes di masa pandemi Covid-19.

Salah satu warga Desa Giring, inisial KK membenarkan jika video itu telah diposting oleh putri Kades Giring, Arkan, yang sekaligus istri dari anggota Persit KCK Kodim 0827 Sumenep di akun Facebook miliknya.

“Itu yang posting di Facebook akunya milik anak Kades sendiri, yang sekaligus istri anggota Tentara Republik Indonesia (TNI),” ungkap KK pada sejumlah media, Sabtu (18/12).

Dia menyayangkan, jika postingan istri seorang TNI ini telah melanggar Prokes dan imbauan tentang bahaya Covid-19.

Dia juga menilai, kelakuan tersebut tidak bisa di contoh. Kemudian, harus ada sanksi dari penegak hukum dan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

BACA JUGA :  Penutupan Tambak Ilegal, Pemkab Sumenep Didemo Mahasiswa

Sementara itu, Kapolsek Manding, AKP. Wahyudi, telah memanggil Kades Giring, Arkan, usai video itu viral. Kades Giring diminta membuat surat pernyataan akibat ulah yang dilakukannya. Pemanggilan Kades Giring oleh polisi dilakukan hari ini.

Selain itu, adanya aduan masyarakat tentang kemacetan yang ditimbulkan dari adanya konvoi tersebut.

Sayangnya, pihaknya berdalih tidak tahu jika sebelumnya ada iring-iringan konvoi sebelum videonya viral di Medsos.

Setelah ditelusuri kembali, video arak-arakan konvoi tersebut sudah tidak ada lagi di akun Facebook dengan nama ‘Vivin Hamzah’. Diduga, foto tersebut telah dihapus.

Namun, kata Wahyudi, jika sebelumnya masyarakat langsung melakukan pelaporan pada saat kejadian, pihaknya berjanji akan langsung melakukan penindakan.

“Setidaknya tindakan pembubaran, karena kemarin Polsek Manding benar-benar tidak tau,” dalihnya.

  • Bagikan