SUMENEP, MaduraPost - Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus membenahi kualitas pelayanan di tengah tuntutan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang semakin cepat dan andal.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu kini menempatkan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan serta pembaruan fasilitas medis sebagai dua prioritas utama.
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkokoh peran RSUDMA Sumenep sebagai salah satu pusat rujukan kesehatan di Madura.
Direktur RSUDMA Sumenep, Erliyati mengatakan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan. Menurut dia, perkembangan teknologi medis harus berjalan beriringan dengan kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
“SDM merupakan kekuatan utama rumah sakit. Karena itu kami terus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, aman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan nasional,” ujarnya, Senin (17/8).
Penguatan kapasitas tersebut dilakukan melalui berbagai program, termasuk pendidikan berkelanjutan, pelatihan profesi, serta pengembangan kemampuan tenaga kesehatan agar tetap mengikuti perkembangan ilmu dan praktik kedokteran.
RSUDMA Sumenep sendiri memiliki tenaga kesehatan dengan beragam kompetensi, mulai dari dokter spesialis dan dokter umum hingga perawat, bidan, tenaga farmasi serta petugas penunjang medis.
Keterlibatan berbagai profesi itu disatukan dalam pola kerja lintas bidang. Penanganan pasien dilakukan secara berkesinambungan, sejak pemeriksaan, penentuan diagnosis, pemberian tindakan hingga tahap pemulihan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memangkas proses pelayanan yang tidak perlu sekaligus memastikan kebutuhan pasien ditangani oleh tenaga yang sesuai dengan kompetensinya.
Di sisi lain, pembenahan tidak berhenti pada aspek tenaga kesehatan. RSUDMA Sumenep juga melakukan pengembangan sarana medis dengan menambah dan mengoptimalkan penggunaan peralatan serta teknologi kesehatan.
Modernisasi fasilitas itu ditujukan untuk membantu dokter dan tenaga medis memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih akurat, mempercepat proses penanganan, sekaligus membuat pelayanan berjalan lebih efisien.
Bagi Erliyati, keberhasilan rumah sakit tidak semata-mata ditentukan oleh hasil pengobatan. Cara tenaga kesehatan memperlakukan pasien juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman dan kepercayaan.
“Kami ingin setiap pasien mendapatkan pelayanan yang tepat secara medis, sekaligus merasakan pendekatan yang ramah, humanis, dan penuh empati. Keselamatan serta kepuasan pasien akan selalu menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pembenahan tersebut menjadi respons RSUDMA Sumenep terhadap kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang. Masyarakat kini tidak hanya membutuhkan akses pengobatan, tetapi juga pelayanan yang profesional, aman, cepat dan memiliki standar mutu yang jelas.
Dengan penguatan kualitas tenaga kesehatan yang berjalan beriringan dengan pembaruan fasilitas, RSUDMA Sumenep menargetkan pelayanan yang semakin kompetitif.
Rumah sakit tersebut juga berupaya mempertahankan kepercayaan masyarakat Madura sekaligus memperkuat perannya dalam jaringan layanan kesehatan di Jawa Timur.***