“Target kami akan terus memperluas cakupan layanan spesialis, agar RSUDMA Sumenep benar-benar menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura,” ungkapnya.

Erliyati menambahkan, dibukanya Poli Urologi melalui skema BPJS diharapkan dapat memangkas hambatan masyarakat dalam memperoleh layanan spesialis, baik dari sisi biaya maupun jarak tempuh.

Peserta BPJS yang membutuhkan layanan urologi dapat memanfaatkannya dengan mengikuti alur dan persyaratan pelayanan JKN yang telah ditetapkan.

RSUDMA Sumenep juga mengajak masyarakat tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan saluran kemih maupun gangguan urologi lainnya.

“Dengan layanan ini, masyarakat Sumenep, termasuk wilayah kepulauan, diharapkan tidak lagi menghadapi kendala jarak ketika membutuhkan pelayanan spesialis urologi,” pungkasnya.***