SUMENEP, MaduraPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan penyesuaian lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah itu dilakukan setelah pemerintah pusat meminta agar akses menuju kawasan sekolah lebih mudah dijangkau dari jalan utama.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penataan tersebut kini menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. Pemkab tengah menyesuaikan akses jalan sekaligus lokasi lahan agar memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Saat ini kita akan melakukan penyesuaian seperti yang menjadi harapan pemerintah pusat, yaitu akses jalan,” ujar Bupati Fauzi, Jumat (14/8).
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Bupati Fauzi menjelaskan, lokasi yang sebelumnya disiapkan dinilai kurang ideal lantaran jaraknya cukup jauh dari jalan. Kondisi itu membuat pemerintah daerah diminta mencari alternatif lokasi yang lebih mudah diakses.
“Akses lahan yang pertama itu terlalu jauh, maka kita diminta pindah,” ungkapnya.
Pemkab Sumenep, kata Bupati Fauzi, telah menemukan opsi lahan lain yang posisinya lebih dekat dengan jalan raya. Lokasi tersebut dinilai lebih memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan Sekolah Rakyat.
“Kebetulan ada lahan yang tidak terlalu jauh dari jalan raya, bisa dibangun untuk sekolah rakyat,” katanya.
Menurut Bupati Fauzi, perubahan lokasi bukan sekadar persoalan teknis pembangunan. Kemudahan akses menjadi pertimbangan penting agar keberadaan sekolah tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.