PAMEKASAN - Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) kembali gelar demo soal pengadaan pembelian mobil anggaran 5 Milyar dan dugaan permintaan pekerjaan proyek di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pamekasan.

Penyampaian tersebut disampaikan massa aksi BMM saat demo di depan kantor Bupati Pamekasan. Rabu 14 Mei 2025.

Suja'i korlap aksi menyanpaikan kedatangan dirinya dalam aksi demi menyuarakan berbagai persoalan krusial soal kebijakan kepemimpinan Bupati KH. Kholilurrahman hingga dugaan penyalahgunaan keuangan negara untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Selanjutnya, ia menyampaikan belum genap 100 hari masa pemerintahan Bupati Pamekasan saat ini sudah diterpa berbagai isu dan kebijakan yang tidak sedap mengenai jalannya pemerintahan ke depan. Mulai dari  mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang menghabiskan anggaran 5 Milyar rupiah di tengah penghematan/efisiensi anggaran yang diperintahkan Presiden RI, sampai pada dugaan adanya tim relawan dan tim transisi dengan mengatasnamakan kepentingan Bupati Pamekasan yang keluar masuk dan menekan beberapa OPD untuk mendapatkan paket proyek pekerjaan.

"Demi untuk memenuhi gengsi dan standart hidup mewah seorang Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Pemkab Pamekasan rela menggelontorkan APBD sebanyak 5 Milyar rupiah untuk pembelian 6 mobil dinas di tengah perintah efisiensi dan sulitnya ekonomi masyarakat. Kebijakan pembelian mobil dinas ini malah memunculkan spekulasi seolah ada jabatan yang harus diamankan, yaitu jabatan Sekda Pamekasan,"tegas Suja'i.