Situasi tersebut memunculkan spekulasi publik, terlebih karena beredar informasi bahwa kehadiran Wakil Bupati ke Jakarta dilakukan atas arahan langsung Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman. Dugaan penggunaan anggaran daerah pun menguat di tengah masyarakat.
Polemik itu semakin mengemuka bertepatan dengan aksi unjuk rasa masyarakat yang menyoroti lambannya penanganan infrastruktur jalan di Pamekasan.
Massa menilai, jika benar dukungan hiburan didanai APBD, maka hal tersebut bertolak belakang dengan kondisi riil masyarakat yang masih menghadapi jalan rusak.
Salah satu orator aksi, Ahmadi Gafur, menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap isu tersebut.