PAMEKASAN, MaduraPost – Wakil Bupati Pamekasan, Jawa Timur, H. Sukriyanto, memberikan klarifikasi atas isu pengiriman virtual gift (VG) dukungan kepada peserta Dangdut Akademi 7 (DA7) Indosiar yang diduga menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Klarifikasi tersebut disampaikan Sukriyanto saat menemui massa aksi unjuk rasa di Pamekasan, Senin (29/12). Ia menegaskan bahwa dukungan berupa virtual gift tidak bersumber dari uang negara.

“Perlu kami sampaikan secara terbuka, tidak ada satu rupiah pun dana APBD yang digunakan. Gift itu berasal dari salah satu pengusaha rokok, bukan dari anggaran pemerintah,” kata Sukriyanto.

Isu penggunaan APBD mencuat setelah beredarnya dokumentasi dan percakapan di media sosial yang memperlihatkan kehadiran Wakil Bupati Pamekasan bersama sejumlah pejabat daerah di studio Indosiar, Jakarta.

Kehadiran tersebut dikaitkan dengan pengiriman enam digit virtual gift jenis DBoss yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp11 juta per unit.