PAMEKASAN, MaduraPost – Sejumlah nelayan dari Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, mendatangi kantor DPRD Pamekasan, Senin (3/2/2025).
Mereka menggelar audiensi dengan Komisi II DPRD untuk menyampaikan keluhan terkait kerugian yang dialami akibat survei migas di perairan Madura.
Audiensi tersebut diterima oleh anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi dan Tabri, serta perwakilan dari Dinas Perikanan setempat.
Menurut Fauzi, Koordinator Forum Koordinasi Masyarakat Nelayan, pelaksanaan survei migas pada September 2024 lalu menyebabkan banyak nelayan di Pantura Pamekasan mengalami kerugian.
"Survei menggunakan kapal itu menyebabkan ratusan jaring ikan milik nelayan hilang, diduga terseret kapal saat kegiatan berlangsung," ujar Fauzi.