Selain kehilangan alat tangkap, para nelayan juga mengeluhkan sulitnya menangkap ikan sejak survei dilakukan.
"Sejak saat itu, hasil tangkapan turun drastis, banyak nelayan tak bisa melaut seperti biasa," tambahnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, setidaknya ada ratusan jaring yang hilang, dengan nilai Rp5 juta per unit.
Para nelayan berharap DPRD dan Pemkab Pamekasan bisa membantu mereka mendapatkan kompensasi dari pihak pelaksana survei.