Setelah wafatnya Khalifah Utsman bin Affan, umat Islam mengalami masa-masa penuh gejolak. Talhah, bersama Zubair bin Awwam dan Aisyah, ikut terlibat dalam Perang Jamal untuk menuntut keadilan atas terbunuhnya Utsman.

Namun, meskipun terlibat dalam konflik ini, Talhah kemudian menyadari bahwa pertumpahan darah antar sesama Muslim tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Ia pun menarik diri dari pertempuran, namun sayangnya, Talhah gugur setelah terkena panah di tengah pertempuran.

Kematiannya menimbulkan duka mendalam, termasuk di hati Khalifah Ali bin Abi Thalib, yang sangat menghormati Talhah. Ali menyebutnya sebagai "orang yang mulia dan setia".