Tembakau dikenal sebagai “daun emas” karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai jenis lahan dan potensi keuntungan besar yang didapat petani jika panen berhasil.

Namun, di balik kesuksesan ini, kita perlu mengingat bahwa sejarah tembakau di Madura juga merupakan sejarah tentang bagaimana kapitalisme kolonial mengakar dan meninggalkan jejak panjang yang hingga kini masih dirasakan.

Sejarah ini patut menjadi bahan renungan, mengingatkan kita bahwa setiap perkembangan ekonomi memiliki dampak yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan.

Kisah tebu dan tembakau di Madura adalah cerminan dari dinamika ekonomi yang tak lepas dari pengaruh asing, yang meski memberikan keuntungan, juga meninggalkan kerusakan yang tak mudah diperbaiki.