Sebuah pemahaman dengan mengkoneksikan prinsip Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan
ARTIKEL, MaduraPost - Paradigma pendidikan di era milleneal harusnya dapat melihat potensi dari setiap anak sesuai dengan kodrat zaman.
Mewujudkan pendidikan yang dapat memanusiakan manusia dengan melihat kemampuan anak yang berbeda dan memiliki kebermanfaatan di hadapan masyarakat.
Sebagai pelaksana pendidikan, khususnya sebagai seorang guru yang berusaha mewujudkan ketercapaian pembelajaran sehingga memunculkan stereotip terhadap anak yang didasarkan hanya pada bidang akademis. Lebih penting dari hal tersebut seharusnya yang dapat dilakukan adalah mengenal potensi siswa secara keseluruhan, baik sebagai individu atau anggota masyarakat.
Dalam hal ini penguasaan akademik harusnya dikesampingkan karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah pembebasan akal manusia dari indoktrinisasi yang membatasi cipta, rasa dan karsa untuk berimajinasi. Pendidikan dihadirkan bukan membatasi benar dan salah justru untuk mengurangi kesalahan dan mempertebal kebenaran. Berbeda dengan keadaan saat ini, tanpa memahami tujuan pendidikan dan hanya memunculkan argumen tanpa dasar.