Merasa pinjamannya tidak cair, SH kemudian mengajukan pinjaman lain ke Bank BRI Cabang Pakong pada awal September 2024.
Namun, dalam proses tersebut, terungkap bahwa SH ternyata telah tercatat mengajukan pinjaman ke Amartha, yang bahkan telah masuk angsuran kedua.
Dari penelusuran yang dilakukan Jauhari, saudara SH, melalui bantuan seorang advokat, diketahui bahwa pinjaman atas nama SH telah dicairkan, meski SH tidak pernah menerima uang tersebut.
Lebih lanjut, Amartha mengeluarkan surat keterangan pelunasan pada 26 September 2024 atas nama Hozairiyah, yang menyatakan bahwa pinjaman telah dilunasi melalui metode pelunasan dini.
Surat tersebut ditandatangani oleh Business Manager, Afifah. Jauhari pun mempertanyakan bagaimana surat pelunasan bisa dikeluarkan jika SH tidak pernah menerima uang pinjaman dari Amartha.