PAMEKASAN, MaduraPost - Warga Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, protes dengan keberadaan timbunan tanah menutupi aliran sungai yang diduga akan segera didirikan sebuah bangunan tepatnya di Dusun Tobalang I, desa setempat.

Sebelumnya, di titik lokasi tersebut merupakan saluran air sungai, namun saat ini kondisinya sudah berbeda. Malah sepintas tidak ada penampakan jika ada aliran sungai yang tertutupi.

Di lokasi, timbunan tanah meratakan aliran air, tampak sudah siap didirkan sebuah bangunan. Perihal tersebut menuai protes dari warga sekitar. Seperti yang disampaikan Ahmadi.

Menurut dia di lokasi tersebut merupakan saluran air sungai, namun dia kaget karena sudah ada timbunan.

"Ini dari dulu memang aliran sungai, tiba-tiba ada orang se enaknya melakukan penimbunan tanah dan mau mendirikan bangunan," protes dia.