"Perlu adanya sinergi antara sekolah dengan wali murid, salah satunya dengan adanya pertemuan rutin sehingga apa yang diinginkan sekolah dan apa yang diharapkan wali murid bisa tersampaikan," kata Edi.

Sejak kejadian tersebut, kata dia, pihaknya telah berupaya melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Dan dari hasil mediasi itu, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

"Alhamdulillah, mediasi berjalan dengan penuh kekeluargaan dan kedua pihak sudah saling memaafkan. Pelapor siap mencabut laporannya, dan guru yang dimaksud sudah meminta maaf kepada para orang tua korban, serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," pungkas Edi.