Disamping itu, pihaknya mengaku memang merangkap jabatan (double job) sebagai pengacara maupun wartawan. Tak hanya itu, dalam pernyataannya di media forumnusantaranews.com, pihaknya malah mengaku sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum Indonesia LaNyallah Center (LBH ILC). Kemudian Ketua Umum Perkumpulan Penasehat Hukum Indonesia (PPHI) dan Direktur PT Tirtha Sar Abadi yang bergerak dalam usaha pabrik air.
Selain itu, dirinya malah mengajak pewarta untuk melakukan silaturahmi. Entah apa yang dimaksud, Hasan menerangkan, jika persoalan laporan 4 media online tersebut dapat dibicarakan dengan baik.
"Ayolah bagaimana caranya duduk bareng, gitu loh. Nggak usah dibikin ribet lah, ini bisa dibicarakan baik-baik," kata dia.
Menanggapi hal itu, Pemimpin Redaksi (Pemred) MaduraPost.net, Ahmad Marul, sangat menyayangkan pemberitaan media online bernama forumnusantaranews.com tersebut yang melakukan pencatutan nama media MaduraPost dan dinilai telah mencederai kru redaksi.
"Ini kan harus jelas MaduraPost yang mana, sebab media saya juga atas nama Madurapost, hanya beda alamat. Jika yang dicatut adalah MaduraPost.com ya keliru, karena yang kita adalah MaduraPost.net. Cuma yang dimaksud Hasan itu beritanya memang ada di media saya," jelasnya.