SAMPANG, MaduraPost - Calon Komisaris dan Direktur Operasional PT. BPRS BAS Sampang, Khalid Faruqi, mengeluh soal yang mahalnya biaya tes kesehatan di RSUD dr. Mohammad Zyn hingga mencapai Rp950 ribu.
"Tidak di syaratkan di pengumumannya. Harusnya panitia menyampaikan, jika semua pembiayaan yang muncul akibat pendaftaran ini maka seluruhnya akan dibebankan kepada peserta," kata Khalid, Senin (5/4).
Dia pun langsung menuding bahwa kegiatan tersebut adalah penipuan berkedok pendaftaran Komisaris dan Direktur Operasional PT BPRS BAS Sampang.
"Karena di pengumuman itu tidak tercantum masalah biaya, jadi saya berinisiatif untuk mendaftar. Saya kaget ketika pihak rumah sakit meminta biaya sebesar itu," keluhnya.
Dirinya tidak mempersoalkan masalah biaya. Tetapi, ia beranggapan bahwa kegiatan tersebut adalah pengadaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.