PAMEKASAN, MaduraPost - Persoalan penyerobatan tanah berstatus Governor Ground (GG) di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pemakesan, hinga saat ini terus berlanjut. Warga sekitar berharap pihak kepolisian tegas mengusut tuntas oknum yang terlibat di dalamnya.
Sebeleumnya tanah GG tersebut telah dilaporkan oleh aktivis LSM. Termasuk pihak yang terlibat adalah Kepala Desa Waru Barat Abdus Salam Ramli dan Eks DPRD Pamekasan Iskandar.
Warga sekitar yang engan disebutkan namanya, berharap pihak kepolisian tegas dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Karena jelas bahwa lahan yang saat ini sudah didirikan sebuah toko tersebut, dibutuhkan orang banyak.
"Demi kepentingan orang banyak saya berharap pihak kepolisian tegas mengusut tuntas oknum yang terlibat," katanya, Minggu (28/3).
Lebih lanjut dia menambahkan, bentuk ketegasan kepolisian sejauh ini seperti apa? Sudah jelas ada sikap resistensi (penolakan) dari warga sekitar. Namun hinga saat ini lahan yang jika dijual belikan ditaksir Rp 2 miliar tersebut, seakan berdiri dilokasi yang tidak bermasalah. Pasalanya, toko di atas lahan tersebut setiap hari masih buka.