PAMEKASAN, MaduraPost - Keberadaan bangunan Balai Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, memprihatinkan.
Sebab hingga kini kantor tersebut mangkrak tidak difungsikan. Akibatnya siang-malam hari, kantor tampak seperti menjadi sarang hantu.
Padahal keberadaan balai berada di akses jalan umum di sisi ujung timur desa. Beberapa tahun sebelumnya, pasca pembangunan balai sudah selesai, pemerintah desa belum meresmikan.
Peta geografis Desa Waru Timur berada di sekitar gunung yang diapit tiga desa, yakni Sana Laok, Waru Barat, dan Sana Daja.
Gunung jadi pembatas wilayah penghubung antara Waru Barat dan Waru Timur, dari sisi selatan-utara. Sementara penduduk Waru Timur banyak bermuara di wilayah selatan. Warga menyebut balai akan lebih strategis bila di bangun di posisi tengah.