"Jujur mas, hampir setiap saat saya melintasi jalan ini, tapi sepertinya tidak ada pihak-pihak yang berusaha kesini menindak lanjuti. Nah, kalau semakin lama dibiarkan rusak seperti ini, saya yakin rusaknya akan tambah parah," kata salah seorang pengguna jalan yang tidak menyebutkan namanya.
Lagian, lanjut dia, masak Pemerintah akan membiarkan kontraktor yang nakal sepert itu atau tidak bertanggung jawab pada proyeknya yang anggarannya sangat fantastis seperti itu, atau memang ada kongkalikong antara pihak Dinas dengan Kontraktor untuk bertindak korupsi.
"Karena kalau saya baca komentarnya pihak Dinas di pemberitaan dari media ini juga pada satu minggu yang lalu, sepertinya pihak Dinas tidak tegas dan acuh tak acuh, artinya tidak ada usaha dan janji dari pihaknya untuk menindak lanjuti serta bertindak tegas terhadap pihak pelaksana," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan dari Dinas PUPR Kabupaten Sampang Hasan Mustofa berdalih, perbaikan itu nanti produksi tidak mungkin aspalnya diperbaiki secara manual.