"Untuk hari ini, sasaran kami adalah seluruh aset kendaraan di lingkungan Dinas Pendidikan, baik sepeda motor atau mobil diperiksa. Selanjutnya, di OPD lain," terangnya. Sesuai data yang ada, kata dia, aset kendaraan dinas di lingkungan Disdik sebanyak 342 unit kendaraan.

Chotibul pun berharap kedepan lewat pemeriksaan ini, tanggung jawab pengguna kendaraan dinas untuk memperlakukan mobil atau motor dinas itu terjaga dan terawat.

"Harus ada kesadaran bahwa tidak sedikit uang rakyat, uang pemerintah daerah yang dibelanjakan dan diinvestasikan di kendaraan dinas roda empat dan roda dua. Karena itu, mereka juga harus merawatnya dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Kasubbag Umum Dinas Pendidikan Sampang, Anton Dadang menambahkan, proses pemeriksaan dan pendataan kendaraan yang dilakukan pemerintah adalah bentuk sebuah tanggung jawab dalam menjaga dan merawat segala aset milik pemerintah yang berupa kendaraan, kebetulan yang diperiksa hari ini Disdik.