Atas hal yang diluar pengetahuan warga Indonesia khususnya Kabupaten Sumenep, pihaknya mengaku telah memberikan pengertian pada keluarga Atman.
"Karena yang bertemu langsung itu adalah Kasi Haji Sumenep" class="inline-tag-link">Kemenag Sumenep dengan salah satu pembimbing yakni H. Aziz yang kebetulan juga orang Pulau Kangean, alhamdulillah pak Atman bisa menerima," papar Chaironi.
Chaironi menyebut, hingga saat ini Pemerintah Indonesia masih terus melakukan lobi-lobi ke Kerajaan Saudi Arabia agar aturan persyaratan CJH kelahiran 30 Juni 1957 untuk bisa mengeluarkan visa dalam rangka melangsungkan ibadah haji.
Disamping itu, Chaironi menuturkan, gagalnya Atman berangkat ke tanah suci bukan lantas gagal total untuk naik haji.
"Kami tidak mengatakan gagal total, hanya saja belum diturunkan atau dikeluarkan oleh Saudi Arabia visanya. Makanya, hingga saat ini masih ada lobi-lobi dari pemerintah pusat," tutur dia.