SUMENEP, MaduraPost - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Trimo, menghindar saat diwawancara sejumlah media di kantor Sumenep" class="inline-tag-link">Kejari Sumenep, Madura, Jawa Timur, atas kasus pemerasan warga Desa Ketawang Daya, Kecamatan Guluk-guluk, yang dilakukan dua oknum Jaksa. Jumat, 3 Juni 2022.
"Habis salat Jumat nanti di rilis," kata Kajari Trimo, terburu-buru dari dalam ruangannya usai menemui massa aksi, Jumat (3/6).
Kajari Trimo tak merespon banyak sejumlah pertanyaan awak media saat diwawancara jegat (dhorstop) atas kasus yang menyeret anak buahnya itu. Dia terlihat terburu-buru mengingat salat Jumat telah tiba.
"Maaf, nanti aja," kata dia singkat, sembari dikawal ketat aparat keamanan Sumenep" class="inline-tag-link">Kejari Sumenep.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Barisan Penegak Keadilan (BPK) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Sumenep" class="inline-tag-link">Kejari Sumenep.