"Dokter spesialis ortopedi yang akan ada itu satu orang, dan yang ada jadwalnya kemarin itu juga satu," kata Arman saat diwawancara MaduraPost di ruang kerjanya, Senin (30/5).

Arman menjelaskan, yang menjadi kendala dokter spesialis Ortopedi itu belum bisa bertugas di Sumenep adalah pemberkasan izin yang masih kurang lengkap.

"Beliaunya bukan asli ASN dokter di Sumenep, jadi akan menyesuaikan. Kita akan ikat dengan cara Ikatan Kerjasama (IKS)," terangnya.

Menurutnya, untuk dokter spesialis Ortopedi itu akan menyesuaikan dengan jadwal penerbangan. Disamping akan menyukseskan agenda Sumenep juga diharapkan pelayanan di sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep terpenuhi.