Widiarti menjelaskan kronologi kejadian, Senin siang, korban mengendarai sepeda motor pulang dari rumah mertuanya.
Sesampainya di jalan kampung Dusun Rabe, Desa Angkatan, tiba-tiba korban diberhentikan oleh pelaku yang sedang memegang sebilah parang pada tangan kanannya.
Kemudian korban berusaha mengambil sebilah celurit dari dalam jok sepeda motornya, namun tiba-tiba pelaku langsung membacok korban meski tidak mengenainya.
Korban masih dapat menepis dan menangkis oleh menggunakan celurit miliknya hingga celurit yang dipegang korban lepas dan terpental.