"Jika benar ada persoalan seperti yang disampaikan nelayan, berarti tidak ada sikap disiplin dari perusahaan yang telah melakukan kegiatan industri," kata Legislator pulau Masalembu ini menegaskan.

"Karena itu, dalam pertemuan hari harus ada jalan keluar dan ada titik terang benderang," tambahnya.

Sementara itu, dalam keterangan rilisnya, Hamim Tohari, selaku manager regional office & relations HCML mengatakan, untuk lapangan MAC di perairan Gili Raja itu didesain dengan kapasitas produksi 60 MMSCFD.

Kemudian, untuk mengakomodasi tingkat dataran tinggi 54 MMSCFD, sedikitnya selama lima tahun.

Disebutkan, ada tiga sumur dengan kedalaman air sekitar 230 kaki dan fasilitas WHP berupa platform kepala sumur tiga kaki tak berawak dengan lima slot sumur (dua untuk cadangan).