ARTIKEL, MaduraPost - Dikisahkan, di pinggiran kota Bashrah ada seorang yang dalam hidupnya ahli maksiat dan bergelimang dosa yang meninggal dunia.

Perilaku buruknya membuat para tetangganya acuh tak acuh dengan kematiannya. Sehingga istrinya tidak mendapati orang yang mau untuk membantu membawa jenazahnya ke masjid dan pemakaman.

Akhirnya terpaksa sang istri mengupahi dua orang untuk membawa jenazah tersebut. Dibawalah jenazah suaminya tadi ke masjid. Di sana juga tidak ada seorangpun yang bersedia untuk menyalatinya.

Orang-orang seperti berpura-pura seolah tidak sedang terjadi apa-apa. Kemudian istrinya itu memutuskan untuk segera membawa jenazah suaminya ke pemakaman.

Di sebuah bukit yang lokasinya bersebelahan dengan pemakaman, ada seorang ulama besar yang terlihat seperti menunggu seseorang. Ternyata beliau ingin menyolati jenazah yang akan melewati tempat tersebut.