PAMEKASAN, MaduraPost - Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Monitoring dan Advokasi (LSM KOMAD) gelar aksi demonstrasi yang diberi tema "Revolusi Fi Sabilillah" di depan Kantor Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, Jum'at (11/12/2020).
Hal itu dilakukannya, karena adanya insiden pesta narkoba yang kembali terjadi di Room Karaoke dan Hotel Wiraraja di tahun 2020 ini dan diduga pemilik dan pengelola tempat tersebut kebal hukum. Padahal pada insiden yang sebelumnya tempat tersebut telah diberikan sanksi.
Dalam aksinya, LSM KOMAD memberikan pernyataan sikap dan menuntut agar dugaan bangunan liar yang kerap dijadikan tempat maksiat dan sarang narkoba tersebut dibongkar serta menuntut adanya sanksi tegas terhadap pemilik, direktur dan pengelola Wiraraja.
Kemudian menuntut agar Kasatpol PP Pamekasan diberikan sanksi tegas atau dicopot karena telah lalai dalam menjalankan tugasnya, meminta kepada Pemkab untuk memberikan sanksi tegas kepada pemilik Wiraraja yang betul-betul tersirat sebagai amar makruf nahi mungkar serta sebagai revolusi fi sabilillah.
Tak hanya itu, LSM KOMAD juga menuntut agar Pemerintah Daerah melaporkannya ke pihak berwajib atas dugaan pengrusakan segel yang diduga dilakukan oleh oknum pihak Wiraraja, meminta Bupati, DPRD, Kasatpol PP dan Polres Pamekasan bersatu padu dan komitmen untuk menindak pihak Wiraraja serta menuntut agar alat musik di Wiraraja disita.